Bahasa Ubah

Program nutrisi lengkap yang sesuai dengan kebutuhan si Kecil yang terus berkembang.

Pentingnya pengaruh orangtua

Anak berusia di atas 15 bulan sudah memiliki kemandirian, yang ditandai dengan semakin seringnya muncul sikap memberontak. Dalam menghadapi perubahan situasi seperti ini, orangtua seringkali menerapkan sikap yang didasarkan pada pola asuh saat ia dibesarkan dulu, sifatnya dan sifat pasangan, atau aturan yang telah diterapkan pada anak sebelumnya yang sekarang berusia lebih besar.

Kami berhasil mengumpulkan pengalaman 3 orang tua tentang cara mereka menanamkan disiplin pada anak. Semoga cara pandang mereka dapat membantu Anda menentukan pendekatan terbaik bagi Anda dan si Kecil.


Christian dan Maya, orang tua Aditya, 20 bulan

Otoritas/disiplin yang dijelaskan dengan baik ternyata efektif
"Aditya adalah anak yang sangat aktif. Semenjak bisa berjalan, ia ingin memegang segala sesuatu yang ada di rumah. Kami agak kewalahan, karena harus terus menerus mengawasi dan memberitahu Aditya agar tidak memegang ini dan itu.

Pada mulanya, kami mencoba untuk meletakkan barang-barang di luar jangkauan Aditya. Tetapi selalu saja ada yang tertinggal. Akhirnya kami memutuskan untuk menjelaskan pada Aditya, dengan lembut namun tegas, bahwa ada barang-barang yang memang bukan untuknya. Tampaknya Aditya mengerti, bahwa kami tidak sedang mengajaknya bermain. Sejak saat itu, sesekali ia menyentuh ‘barang-barang terlarang’ tersebut, namun sangat jarang. Aditya tampak senang karena ia mempunyai tanggung jawab selayaknya orang dewasa!"

Syamsul dan Elisa, orang tua Nana, 16 bulan

Jangan mengambil sikap yang berlawanan
"Sudah beberapa waktu terakhir ini, Nana selalu menolak apa saja: diganti popoknya, memakai baju, mandi atau makan, selain pasta. Ia selalu menjawab ‘Tidak‘. Melihat perilaku menentangnya ini, kami mengambil sikap tidak bertentangan dengan dia. Tidak ada gunanya juga bagi kami untuk bersikeras terhadap apa yang kami mau dan hanya menuruti keinginannya saja. Kami menunjukkan padanya bahwa segala sesuatu memiliki keluwesan, yang dapat ditolerir oleh orang lain. Kami memutuskan untuk memprioritaskan suasana menyenangkan dalam keluarga."

Nugroho dan Anisa, orang tua Dimas, 18 bulan

Menerapkan disiplin pada saat yang tepat ternyata menenangkan!
"Saat Dimas memasuki usia 15 bulan, tiba-tiba ia menjadi sulit makan. Ia menolak untuk mencoba makanan baru. Ia juga selalu ingin makan dengan menggunakan tangan, tanpa sendok dan garpu mungil miliknya. Kami tidak menerima ataupun melawan kehendak Dimas. Yang kami lakukan adalah membuat peraturan, dimana Dimas harus makan makanan yang ia suka dengan menggunakan sendok dan garpu, dan mencoba setidaknya satu sendok penuh makanan yang dia tidak mau. Sebagai imbalannya, Dimas boleh makan beberapa jenis makanan yang ‘sudah diijinkan’ dengan menggunakan tangan, misalnya potongan kecil ayam atau pun buah-buahan. Ia pun tidak harus menghabiskan makanan itu. Kami membuat beberapa peraturan baru terhadapnya. Peraturan yang sederhana dan tidak sulit untuk dilakukan ini membuat Dimas merasa aman atau nyaman."

 

 

(c) 2011 Nestlé. Konten di website ini dimaksudkan sebagai informasi umum dan tidak boleh digunakan sebagai pengganti perawatan medis dan saran dari praktisi kesehatan Anda. Informasi pada website ini ditulis untuk memenuhi kebutuhan mereka yang berada di Indonesia. Hak cipta oleh PT. Nestlé Indonesia dilindungi Undang Undang. Tidak diperkenankan mengambil materi/isi website dan mempublikasikan dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari PT. Nestlé Indonesia. Saran, komentar dan pertanyaan mengenai website dapat ditujukan ke sahabat.nestle@id.nestle.com atau Kontak Kami. Anda juga dapat menghubungi Nestlé Consumer Services di 080018-21028.